pembuatan-tembawang-untuk-masa-depan-kecamatan-jelimpo-tindaklanjuti-arahan-bupati-landak

Pembuatan Tembawang untuk Masa Depan, Kecamatan Jelimpo Tindaklanjuti Arahan Bupati Landak

 18 Februari 2026 |   Administrator | Berita Kecamatan

Kantor Kecamatan Jelimpo menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pembuatan Tembawang Untuk Masa Depan pada 10 Februari 2026 di wilayah Kecamatan Jelimpo. Program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Landak terkait penguatan pelestarian hutan berbasis desa. Kegiatan difokuskan pada pembentukan dan pengelolaan kawasan tembawang guna menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam konservasi sumber daya alam.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Jelimpo, Kepala Desa Angan Tembawang, Kepala Desa Mandor Kiru, dan Kepala Desa Kayu Ara, serta perwakilan dari PT. Daya Landak Plantation. Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa Tembawang adalah sistem agroforestri tradisional khas masyarakat Dayak di Kalimantan Barat, berupa kebun campuran yang dikelola secara turun-temurun, menyerupai hutan alam, dan didominasi tanaman buah-buahan. Praktik ini berakar dari kearifan lokal dalam mengelola bekas lahan perladangan menjadi ekosistem bernilai ekonomis dan ekologis tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah kecamatan mendistribusikan total 10.000 bibit tanaman kepada masyarakat dan lembaga pendidikan. Jenis bibit yang dibagikan meliputi durian, belimbing, mangga, jambu air, petai, langsat, pucuk merah, nangka, dan sirsak. Penyaluran tidak hanya ditujukan kepada warga, tetapi juga kepada sekolah di Desa Jelimpo mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA sebagai bagian dari edukasi dan praktik penanaman lingkungan sejak dini.

Camat Jelimpo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan daerah di tingkat kecamatan dan dirancang memberi manfaat jangka panjang. Ia menegaskan bahwa arahan Bupati Landak menitikberatkan pelestarian hutan berbasis desa melalui langkah nyata di lapangan. Melalui pengembangan tembawang dan penanaman bibit produktif, program ini ditargetkan mendukung konservasi tanah dan air, menjaga biodiversitas, memperkuat ketahanan pangan, serta berkontribusi pada pasokan oksigen. Program akan dipantau secara berkala oleh kecamatan dan pemerintah desa.


    Tidak ada komentar...

SIKEMA

Kirim Keluhan

Lacak Keluhan Anda!

KELUHAN TERJAWAB

AGENDA KEGIATAN


  • Event tidak tersedia.

PENGUNJUNG